Kamis, 28 Juni 2012

Aku Itu Di mana?

Aku di Urutan keberapa?

Bagimu, aku itu siapa?
Dalam lorong-lorong hidupmu, aku itu di mana?
dalam  urutan prioritasmu aku nomer berapa?

seberapa berharga diriku di dirimu?

Apakah aku hanya sekedar persinggahan?
Penghibur dikala kau sedikit berat dengan rutinitasmu, Keberadaanku sangat tak berharga..?

Hanya kau butuhkan sebagai penambal.....
orang-orang biasa, tak beharga yang kau temui di jalanan

Ah, aku tak memintamu menjadikanku di urutan nomer satu.
tapi, aku juga tak ingin berada di urutan terakhir.


Semuanya kini ku sadari, keberadaanku mungkin hanya sekedar tempat persinggahan dalam perjalananmu yang panjang.
Aku hanya orang yang kau sapa dalam langkah-langkahmu mendaki tangga glory kehidupanmu.

Hari-hari yang terlewat kini memudar dan menguap, menjadi sebuah kenangan akan kebahagian bersamamu.

truthfully i was happy being with u...


Malang, 27 Juni 2012  Jam 14.09

Minggu, 10 Juni 2012

Camila Vallejo dan Perjuangan Camila Valledjo dan Perjuangannya




                                                                              
                                                                                                                                       
 Malang, 20 November 2011

Saya mengenal Camilla Vallejo dari sebuah diskusi di ruang sempit laboratorium kebijakan Publik di kampus saya. Seorang teman, yang biasa kita sapa Phay, memperkenalkan saya kepada sosok Camila yang revolusioner.  Kemudian saya meng-googling-nya. Di umurnya ya masih sangat mudah, 23 tahun. Dia telah memimpin pejuangan. 

Saya sangat salut dan respect dengan perjuangan Camilla Vallejo. Tapi yang saya lebih respect adalah keberadaan orang-orang yang mau berbuat untuk perubahan walau  itu kecil, seperti seseorang yang rela menolong sesame tanpa di bayar sepeserpun. Bahkan mengorbankan gajinya  sendiri. Bisa nggak saya berbuat seperti itu?

Mungkin ini akibat dari rasa frustasi dari kegagalan saya, ketakberdayaan saya, dalam suatu organisasi yang pernah saya ikuti. Cita-cita  yang terlalu besar, mempelajari banyak hal ternyata tak bisa saya dapatkan, dan saya juga tak mampu memberikan apa-apa. Bukan salah siapa? Salah saya sendiri.
Memutusakan untuk menyudahinya. Menjadi mahasiswa kebanyakan. Saya pikir tiga tahun adalah waktu cukup lama untuk bermain-main dengan organisasi, memainkan emosi, walaupun itu sebenarnya tidak cukup. Tapi kalau memang stagnan dan sulit untuk berubah, apa yang mesti dipertahankan. I try to quit and wanna try another new thing. 

Mending saya ikutan diskusi-diskusi di luar saja, dari pada berada di rumah siput (dulu) semoga sekarang tidak lagi.  Apa yang mau saya cari di luar ketika forum diskusi sudah banyak yang tutup? Itu yang yang selelu menjadi pertanyaan yang membayang di benak saya. Sebentar lagi, saya akan lulus jadi sarjana, permintaan keluarga empat tahun sudah harus lulus. Sedangkan bekal pengetahun saya untuk menjadi seorang sarjana pun tak cukup. 

Ikut Nganty Wani, ternyata passion saya juga kurang kuat, saya takut untuk berjalan sendirian setelah turun dari angkot. Mencoba mengajak beberapa teman dan tidak berhasil. Kalau dulu mungkin saya masih  usahakan, tapi sekarang saya memutuskan untk berhenti. Karena saya sudah menemukan ruang diskusi di kampus sebagai penggantinya. Walaupun Nganti Wani waktunya lebih lama, lebih banyak hal yang bisa didiskusikan, tapi lumayanlah dari pada bengong di kosan, bergossip dan nonton drama korea (saya tidak bilang drama korea buruk, karena banyak hal yang bisa dijadikan pelajaran di sana). I really thanks pada dosen yang menyediakan sedikit waktu dari waktu-waktunya yang padat untuk berdiskusi, memberikan vitamin kepada mahasiswa-mahasisiwa kurang vitamin seperi saya. Kemudian saya memikirkan kembali apa yang saya inginkan dalam hidup ini. 

Kagagalan mempelajari berbagai hal, termasuk mungkin kurangnya passion dari sendiri. Membuat saya kembali me-rethink apa yang bias saya lakukan untuk negeri ini even a lil thing? Sebagai Mahasiswa, mungkin (memang iya) saya tak banyak bisa berbuat,  termasuk dari jalur jurnalistik yang pernah saya pilih, yang awal mula ku pikir bakal bisa berbuat banyak.

Sekarang yang saya pikirkan adalah apa hal kecil yang bisa saya perbuat untuk negeri ini? Cita-cita saya adalah menidirikan perpustkaan yang bisa di akses semua orang, terutama anak-anak di daerah saya. Karena saya pikir, untuk memajukan suatu bangsa maka budaya membaca harus ditanamkan sejak kecil, agar ia bisa menjadi hobi. Kalau membaca sudah menjadi hobi ia sedikit bisa meredam ke adiktifan pada permainan modern. Waktu kecil saya suka membaca, tapi medianya kurang, karena saya tinggal di Desa.  bagaimana meningkatkan kesadaran membaca karena dengan membaca kita akan lebih memahami apa yang terjadi?

Rasa frustasi dan kecewa juga membayangi saya kepada orang yan berjuang dan berkoar-koar tapi tenyata malah terjerumus ke dalam banyangan gelap dari apa yang diperjuangkanhya. Saya frustasi kepada orang-orang yang pada tahun 1998  dan tahun-tahun perjuangan sebelumnya, menjadi seorang revoulusioner, tapi ketika ia ada dalam pemerintahan, berkuasa, malah ikut merampas hak rakyat untuk menambah pundi-pundinya pribadi maupun golongannya.

Mungkin, sebenarnya judul yang lebih tepat adalah " Camilla V. dan Saya"  Camilla yang pejuang sedangkan saya yang "pengecut"

Hari Untuk Amanda

(Belajar bikin resensi)
Amanda : Aku mau nikah Har?? 
Harry     : Iya, sama aku kan? 
Amanda :Kapan?
Harry    : ya nantilah Manda, kita harus bereskandulu pernikahanmu yang kacau itu. Enggak mungikn juga kan ...... 
Amanda : Harry, har, sama kamu itu selalu saja lihat saja nanti. selalu ada yang lebih seru dibanding yang lebih penting.
Harry   : Aku bukan Harry satu tahun yang lalu Manda, aku udah berubah.
Manda : Kamu itu kayak Jakarta Har, gampang banget berubahnya. Kayak kamu pernah bilang sama aku, berubah sebenarnya nggak berubah.

 Film ini disutradarai oleh Angga Sasongko. Dibintangi oleh Fanny Febriana, Oka Antara, Reza Rahadian, Indra Herlambang, Ida Kusumah, dan Kinaryosih. Film ini cukup bagus related dengan kehidupan nyata.

 Di awal, ceritanya masih datar, di bagian akhir cerita baru menarik. Seperti percakapan menjelang akhir cerita di atas. mungkin di sini film ini mau menyampaikan pesan bahwa cinta itu tidak cukup untuk bisa menikah. Hidup itu tidak hanya santai, kayak di pantai. Slow kayak di pulau seperti prinsip hidup Harry. Memang hidup itu harus seimbang, serius jika saat serius dan santai jika saatnya santai. 

Di awal cerita, aku pikit entar Amanda bakal membatalkan pernikahanya sama Doddy, dan nikah sama Harry. Ternyata aku salah………….. Cerita dibuka dengan Amanda (Fanny Fabriana) yg sedang sibuk mempersiapkan hari pernikahannya bersama Doddy (Reza Rahadian) yg tinggal sepuluh hari lagi. Kejadian-kejadian tipikal persiapan pernikahan seperti; cekcok kecil antara keluarga, urusan katering, dll, mau tidak mau mesti dihadapi Amanda dengan sabar. Di sela-sela kesibukannya itu, perhatiannya sedikit teralihkan saat Harry (Oka Antara), mantan pacar Amanda, tiba-tiba mengirimkan box berisi barang-barang kenangan mereka, ke rumah Amanda -entah apa maksudnya-setelah setahun lamanya tidak bertemu. 

Singkat kata, karena Doddy tenggelam dalam pekerjaannya, Amanda yang kesal dan juga ingin menyelesaikan urusannya dengan Harry, ‘menantang’ Harry untuk ikut mengantarkan undangan pernikahannya pada para kerabat. Supaya ‘kamu ngerti pentingnya pernikahan ini buat aku, Har‘. 

Selama ini, meski mereka sudah putus, Harry masih sering mengirimi Amanda sms sayang. Harry adalah mantan pacar Amanda selama 8 tahun, dan sejak awal jelas diperlihatkan bahwa ia masih menyimpan perasaan pada Amanda. Tingkah laku Harry yg tengil, sering menggoda Amanda serta mengungkit kenangan mereka sepanjang perjalanan tentu membuat kesal Amanda. Namun dengan berlalunya waktu, perjalanan singkat bersama Harry lambat laun membuat Amanda bimbang. Ia mulai mempertanyakan calon suaminya yg semestinya menemaninya saat ini, namun membatalkan di detik-detik terakhir karena urusan pekerjaan. Ia mulai luluh saat menyadari betapa berartinya keberadaan Harry saat ini.

 Amanda dihadapkan pada dua pilihan. Melanjutkan penikahanya dengan Dody yang tinggal 10 hari lagi atau memelih Harry (orang yang sebelumnya dia bilang tidak akan nikah kalau tidak dengannya). Soundtrack yang paling keren di film ini adalah persembahan dari Music for sale dengan hitsnya “so right”. Selain itu film ini juga diisi oleh soundtrack lain yang ga kalah keren dari Alexa, Darling Pure Saturday “Desire” (lagu kenangan Hari dan Amanda) serta hitsnya Kosong.              To be countinued

Kamis, 09 Juni 2011

What I’m Doing Now……….???



Setelah keputusanku untuk keluar dari organisasi yang aku tekuni selama ini, praktis aku ga begitu sibuk saat ini. Kebanyakan waktuku aku habiskan di kontrakan. Memang, dengan keputusan ini banyak yang hilang dari kehidupanku. Banyak yang harus aku rela lepaskan. It’s about dignity n’ hopes ……and I did’nt wanna cry any more. Tapi ya sudahlah, ini adalah hidup. And it’s a choice….

Untuk memulai nulis skripsi aku juga masih males… aku ingin memikirkannya matang-matang, tidak asal jadi. Dan aku lagi mempersiapkan pikiranku, sekarang.

What I’m doing now??
Kegiatanku sekarang, ikut diskusi Nganti Wani dan mambaca buku-buku yang menumpuk yang telah lama tak tersentuh, baik dari hasil pinjam maupun hasil berburu dari pameran dan diskonan-diskonan yang ada. Yah, now, I’ve more time to read them……

Sempat baca Anonim, My Hero, yang dipinjamin teman, dan aku putuskan untuk melanjutkan membacanya entar saja. Novelnya bagus, analisisnya keren, menceritakan tentang sosok Anonim, nama kerennya. Ia merupakan sosok yang sangat jenius memahami kehidupan pergaulan masyarakat Indonesia, mulai dari kalangan artis, politisi, wartawan dan kalangan lainnya, agak vulgar, pikirannya sex muluk.

Untuk sementara aku istirahatkan, aku baca entar saja.

Sekarang aku lagi baca dua buku yang baru aku beli seminggu yang lalu di Toga Mas. Yang title-nya: Imagining “LARA CROFT” Psikosemiotika, Hiperealitas dan Simbol-Simbol Ketidaksadaran sama Indonesia Dihianati yang baru aku mulai baca tadi pagi, baru sampai kata pengatar dan prolog. Sedangkan yang Lara Croft baru sampai hal. 106. Buku ini cukup berat untuk dipahami, apalagi belum pernah dan tidak berminat untuk bermain game online, karena buku ini berangakat dari game Tomb Rider. Buku ini membahas juga tentang culture studies: postmodernisme, kapitalisme tubuh, voyeurism, libidonisme, hiper-seksulisasi, logika tanda, dan lain sebagainya (pusing juga memahami istilah-istilah itu).

Sebelum membacanya aku memerlukan untuk menyewa dua film Tomb Rider yang dibintangi artis favoritku, Angelina Jolie. Ini mungkin terdengar cukup aneh, mengaku pengemar berat tapi tidak semua filmnya pernah aku tonton, sebagian besar sih, iya. I love her multicultural family with Brad Pitt actually, her humanitarian work, her donation.

Aku bersyukur juga punya sahabat yang bersedia mendengarkan buncahan curhatanku dan kadang memberikan solusi-solusi juga. Aku menemukan kecocokan persahabat sama dia. Kita bisa membahas masalah serius, seperti kuliah, organisasi, dan mahasiswa, yang tidak bisa aku dapatkan di organisasiku, sampai hal remeh temeh semacam gossip. We can be serious n’ we can have fun together.

Sebenarnya dia tidak setuju dengan keputusannku keluar, tapi ia menghormati keputusanku. I thought I’m lil bit looser, but it back again, aku tidak mau diperlakukan seperti itu. Dan sepertinya semuanya di sana adalah pengikutnya, mengamini kepongahan mausia “super” itu. Dulu aku sangat berkeras hati supaya dia bisa tetap bertahan di sana, ketika teman-teman memutuskan untuk membiarkannya, tapi ternyata aku tertusuk dari belakang. Pelajaran hidup!!

Yah, sudahlah mungkin aku sudah nggak cocok dengan lingkungannya. And I try to find something new in ma live…… dan aku yakin Allah sudah punya rencana indah buatku. Teringat sedikit tentang nasehat senior yang membuatku kadang sedih mengingatnya

Alumni: Auramu sbg leader mesti km tnjukkan, Kl km marah mrk takut dan milih kbur, Jgn bharap k org laen, Km panglimanya Km yg ngobarin semangat Ok?Utk D keluar (PU) maju, Tp D d dlm, u r the leader Itu pimred. (PU) tunduk ma km
Jd percaya dirimu dbtuhkan bgt
Emosimu harus djaga bgt Tp jgn emosi blgnya. Logika aja.

Tapi ini pemahaman kita Mba. Manajemen redaksi yang kita tahu, tapi apakah mereka tahu akan hal ini? ketika kucoba menjelaskan . Apa yang terjad? setiap orang semaunya dia. Yah, mereka memang “manusia-manusia super”. Aku merasa sia-sia untuk minta rekomendasi alumni. Bukan malah menerima, belum selesai aku menjawab memberikan masukan, sudah dipotong kemudian mencibir. Yah, memang orang super mungkin berhak melakukan hal seperti itu.

Setelah nasehat itu, aku memilih untuk bertahan, malanjutkan tugas terbesarku. Dan menyetujui jabatan yang sama di kedua kalinya, yang sekarang membuatku menyesal. Seandainya aku lakukan pengunduran diri di berakhirnya kepengurusan kemarin, mungkin ini kan lebih baik. Tapi ya sudahlah. Setiap hal dalam hidup ini pasti ada pelajaran yang bisa dipetik.

Now, I’m enjoying ma live….. santai, kayak di pantai……………. Lagian juga uda mendekati semester akhir, aku harus fokus sama kuliahku……… aku tidak mau hanya sekedar lulus tapi tak berilmu, tak tahu apa-apa…………
07.11 Malang, 23 April 2011

Rabu, 16 Maret 2011

Pembelaan Dari Fans




Kalau lagi suntuk, atau aku lagi nggak mood atau juga lagi iseng-iseng aku sering liat forum yang berisi comment, terutama mengenai artis, kan artis itu tempat orang hujat-menghujat gitu loh. Dan saya biasanya sih cuma baca doang, nggak ikut comment cuma baca dan ketawa, habis lucu sih mereka. Meributkan hal yang nggak penting.

Tadi pagi, aku lagi searching tentang sumbangan Jolie, cuma sekedar pengen tahu saja berapa sih besarnya sumbangan Hollywood A list ini, yang pernah dia keluarin? Rencananya sih aku pengen buat tulisanyang nggak begitu penting sekedar iseng dan penghargaan dikit kapada Agelina jolie, karena ada satu hal yang membuatku merasa dia berjasa dalam hal rasa percaya diriku.

Di google ada postingan ber-title Oprah vs Angelian Jolie. Dasar fans yah, arah pembicara itu lari,dari yang seharusnys tentang Orah sama Jolie, ehhh malah jadi antara orang yang ngefans sama Jolie dan Jennifer Aniston yang katanya sih merupakan rival dalam mendapatkan Brad Pitt. Buset dah saya mah, kagak ngurus! yang penting kalau menurut aku sih, siapa yang bisa berbuat sesuatu kepada dunia ini, itu yang lebih aku suka. Aku pernah lihat video dokumenter dia yang ditanyangin di Oprah. di situ diperlihatkan bagaimana dia berdesak-desakan di truk bersama orang-orang Afrika yang tidak punya rumah. membantu membuatkan rumah. Rumah tersebut dibuat dari kayu-kayu yang disusun kemudia di selah-selahnya diisi dengan tanah liat. Ia berbaur dengan masyakat setempat dengan tidak ada ekspresi jijik sedikitpun. Dia meneteskan air mata ketika dia menceriktakan ulang di acara Oprah Whinfrey. Dan samapai sekarang dia masih menjadi Good Will Ambasador for UNHCR

Bisa di bilang, aku mengakui ke nge-fan-anku sama jolie sejak aku nonton Mr. & Miss. Smith, keren banget nih pilem. Action romantic film. I love that kind of film. Romantic and action more over if combined both. Dan kekaguman itu semakin bertambah ketika aku tahu aksi-aksi sosialnya sama hobbny ngoleksi anak dari beberapa belahan dunia. (Anak adopsinya: Maddox, Kamboja; Zahara, Ethiopia; Pax, Vietna; dan anak biologisnya sama Brad, Shiloh, Namibia; Si kembar Knox leon sama Vivienne, Prancis)


Emang kelakuan orang yang ngefans itu aneh-aneh yah, saling menghujat lah demi sang idola yang katanya rival. Aku ngefans sama Jolie, tapi berusaha untuk nggak menghujat Jen. Kasian kan Jen! udah di tinggal sama Brad, disbanding-bandingin lagi. Tapi aku suka berat sama pasangan Jolie-Pitt ini. Mereka suka ngollect anak, yatim piatu dari Negara-negara miskin. Dengan Brad sama jolie jumlah sumbangan mereka bisa lebih banyak dari pada dibanding waktu sama Jen. Kalau seandainya mereka pisah (semoga saja tidak, kasian anaknya udah banyak, mending nikah aja) saya sih berharap semoga Angie sudah bisa menarik kekayaan brad Pitt untuk di sumbangan. Takutnya nanti pasangan Brad selanjutnya nggak suka beramal. Hahaha
Pesan aku buat Jolie, kalau memang sudah ada tanda-tanda keretakan. Pebanyak lagi sumbangnya terutama dari kantong Brad, kuras aja tuh, kantong Brad buat amal. hahahah

Senin, 29 November 2010

ESON: Penyesuaian dalam Suatu Hubungan

ESON: Penyesuaian dalam Suatu Hubungan: "pertama, aku ucapin selamat kepada kawan LPM-DIANNS yang baru jadian Sekali lagi pepatah jawa yang berbunyi “witing tresno jalaran soko k..."

Sabtu, 27 November 2010

Penyesuaian dalam Suatu Hubungan



pertama, aku ucapin selamat kepada kawan LPM-DIANNS yang baru jadian

Sekali lagi pepatah jawa yang berbunyi “witing tresno jalaran soko kulino” yang bararti cinta itu datang karena sering bertemu, terbukti benar dan it works on them. Yups, teman aku sesama pengurus organisasi barusan jadian beberapa hari yang lalu. Sebagai teman aku turut bahagia bila temanku bahagia dan sedih bila ia bersedih.

Mereka jadian setelah melalui peroses pertemanan yang sangat akrab terlebih dahulu, dan sempat ada yang merasa tersakiti, dihianati tapi itu semua karena misscomm diantara mereka. Dan yang paling penting adalah berakhir bahagiakan1?. (cerita mereka kayak opera sabun di tipi tipi kelir yah?!)

Sebagai teman disini gue berharap semoga hubungan itu langgeng dan secepatnya dihalalkan, hahaha.

Disini aku akan sok-sok an masalah cinta (kayak udah pengalaman aja km, Tien)

Seseorang yang menjalin hubungan, jatuh cinta, akan menyesuaikan hal-hal yang selama ini jadi perbedaan. Berusaha meneriman kekurangan dan kelebihan orang yang dicintai. Jatuh cinta itu tidak bisa dipaksakan, ia datang dengan sendirinya, tak bisa ditolak, kata orang-orang sih, masalah Hati. Dan setelah perasaan itu mulai menguasai ia akan menyesuaikan hal yang selama ini tidak disukai, tertawar oleh perasaan cinta itu sendiri. Misalnya aku kasih contoh:

Teman : "apa yang membuat kamu suka sama dia???"
Dia : "sebenarnya aku suka cewek pinter, tapi nggak tahu kenapa gw suka
dia, habis dia oramg baik bgt"
Nah begitulah cinta, mungkin sebelumnya si cowok itu mengan-angankan cewek pinter, bahkan mungkin cantik dan seksi. Tapi setelah dia menglami perasaan lain ketemannya, teman yang ia anggap tidak masuk kriteria cewek idaman dia, hal itu tersesuaikan dan tertawar. Itulah mungkin cinta dan bukan cinta kepura-puraan (masalah cinta itu dipaksakan atau kepura-puraan hanya pelakunya lah yang tahu, dalamnya hati seseorang tidak seorang manusia pun yang tahu)

Pesanku buat temanku yang baru mem-proclaim hubungan mereka
Tolong yah dijaga sikapnya di DIANNS, aku tahu kalian lagi kasmaran tapi jangan sampai sikap kalian membuat kawan-kawan yang lain males ke DIANNS, merasa jadi penggangu. Apa lagi yang sering ada di DIANNS kalian berdua, yang lain nanti males, merasa kayak jadi obat nyamuk. (Semoga temen Q yang cewek maklum, coz dia pernah curhat hal yang serupa ketika Si cowok dekat dengan kawan cewek yang lain, dulu sebelum mereka dekat) Seperti perasaanmu dulu seperti itulah perasaanku dan mungkin kawan-kawan yang lain.

Tolong dijaga ke profesionalannya. Jangan mentang-mentang pacarnya apapun itu selalu dibela. Semoga hubungan kalian membawa kemajuan di organisasi bukan malah semakin melempem. Tolong kemesraanya jangan sering diperlihatkan didepan umum dong, jangan terlalu PDA.. Aku kan jadi iri, hahahha. Ceweknya di ajari nulis dan berwacananya yah…………….katanya km suka cewek pinter, pinter itu selain karena dari kecerdasan bisa juga dibangun kok. Tergantung dari pribadi masing-masing. Like the saying goes , “banyak jalan menuju Roma”, banyak jalan menuju pinter. Ada kemauan ada jalan.

Sabtu, 09 Oktober 2010

Ayah Tak Melihat Panci Tengkurap Lagi.

(saya masih belajar membuat cerpen, dan inilah hasilnnya? silahkan kasih masukan)

Di sebuah desa nelayan di kab Gresik di sanalah Aidi, yang baru masuk SMP tinggal bersama keluarganya. Desa itu bernama pasir panjang, kenapa di namai pasir panjang? Tak lain karena desa sepanjang 400m2 itu membentang di perkampungan berpasir yang cukup panjang menurut penduduk sekitar. Tidak seperti kampung nelayan yang lain yang sarat dengan kemiskinan. Kampung itu cukup makmur, hasil tangkapan selulu banyak Karena penghasilan nelayan rata-rata bersihnya sekitar Rp 100.00rb perhari. Tak jarang nelayan mendapatkan penghasilan sampai 1 juta perhari.

Ayah Aidi, orangnya pendiam dan kalem. Beliau orangnya suka mengalah, dan sepertinnya ibunyalah yang berkuasa di rumah. Ibu Aidi selalu memaksa ayah Aidi untuk mendapatkan tangkapan ikan yang banyak. Kalau ia mendengar bapaknya Adi, tetangga mereka dapat banyak tangkapan, ia selalu marah sama suaminya. ”Pak kenapa ikan nya dapat sedikit? Tuh…bapaknya Adi dapat banyak. Pasti bapak malas-malasan nangkap ikannya, makanya dapat sedikit.” Dan ekstrimnya kalau sang suami tak mendapatkan se-biji ikan pun dia akan menengkurapkan panic yang biasa dipakai untuk memasak, yang artinya tak ada nasi hari ini. Dan bapak akan pergi ke warung untuk makan. Karena biasanya bapak menyimpan sedikit uang, yang ia dapatkan dengan cara menyisihkan dari hasil penjualan ikan. Dan tentunya tampa sepengetahuan sang istri

Sudah beberapa hari ini ayah Aidi tak mendapat banyak ikan. Angin lagi tak bersahabat, hujan turun terus menerus, ombak sangat ganas. Dan sesuai dengan kondisi cuaca, ayah Aidi beberapa hari ini tak memperoleh tangkapan ikan. Sang ibu mulai memasang wajah cemberut. “kenapa sih pak akhir-akhir ini tak pernah bawa pulang ikan?, bahkan untuk lauk sendiri pun tak dapat. Kita mau makan apa pak?.” “Mau bagaimana lagi Bu, cuaca sekarang sedang buruk, ikan sulit di dapa,t bukan Cuma Bapak yang kesulitan dapat ikan, tapi nelayan yang lain pun demikian.” Tapi, Bu Muslih kemarin jualan ikan di pasar, itu berarti kan ikannya masih bisa di dapat. Bapak jangan alasan terus.” “Iya Bu, besok Bapak akan usahakan dapat hasil tangkapan. Seekor dua ekor.” Yah, jangan hanya seekor dua ekor dong! “. Iya Bu, iya, Bapak usahakan.”

Jam menunjukkan pukul 04.00 ketika ayah Aidi bangun, kemudian beliau bersiap-siap, menyiapkan semua peralatan melaut. Setelah sholat Subuh dan semua peralatan siap, iya pun pamitan kepada kedua anak serta istrinya. Tak lupa ia mencium kening kedua anaknya. Ciuman itu merupakan ciuman terdalam yang ia lakukan. Tanpa terasa airmatanya meleleh. “Bu’ Titip anak-anak yah! Jaga mereka baik-baik. Ibu juga baik-baik di rumah.”

Tiba-tiba perasaan bu Aidi pun tak enak, ia bertanya dalam hati, “kenapa bapak bilang seperti itu?, biasanya bapak cuma pamit dan tidak bicara seperti itu.” Selang beberapa jam setelah kepergian ayah Aidi, tiba-tiba hujan deras pun turun, angin bertiup kencang, dan suara ombak pun terdengar bergemuruh menandakan kalau ia sedang mengamuk. Tanpa terasa waktu telah bergerak, hari pun mulai beranjak petang, hujan telah berlangsung sepanjang hari dan belum menunjukkan akan berhanti.
Jam telah menunjukkan jam 10.00 malam, tapi tanda-tanda kalau ayah Aidi akan pulang pun tak kunjung ada. Tiba-tiba perasaan tak enak pun membayangi bu Aidi, ia mulai gelisah. “Aidi, nak bangun, hari sudah sangat malam tapi Bapak belum datang, mari kita cari Bapak, mungkin kita bisa tanya ke nelayan yang lain, yang juga pergi melaut tadi pagi.” Mereka pun bergegas pergi mengunjungi rumah para nelayan, rumah pertama yang mereka kunjungi adalah rumah Bu Muslih. “Maaf Bu, saya memang sempat ketemu beliau dan ketika badai datang saya mengajak beliau untuk segera menepi, tapi beliau mempersilahkan saya pulang duluan”.
Kemudian mereka menuju rumah pak Tono, “maaf Bu, saya tadi pagi tidak berangkat melaut, saya tidak enak badan.” Dan ketika mereka menemui nelayan yang lain semuan jawabanya yang mereka dapatkan sama seperti yang Pak Muslih berikan, atau mereka tidak berjumpah dengan ayah Aidi di laut. Perasaan bersalah mulai mendera ibu Aidi, Ia merasa bersalah telah memaksa Ayah Aidi untuk melaut. Akhirya ia memutuskan untuk melapor ke kepala dusun. “Coba Ibu tanyakan kepada para nelayan, siapa tau mereka bertemu ketika sedang melaut”. “Maaf Pak, saya sudah menanyakan kepada semua nelayan di daerah kita ini Pak, tapi mereka bilang kalau mereka memang ketemu, tapi mereka pulang duluan. Sedangkan mereka bilang, Bapaknya Aidi tetap bertahan di laut, walaupun badai sedang mengamuk.

“Yah sudah Bu’ kita tunggu saja sampai besok kalau sampai besok belun datang juga saya akan mengajak warga untuk mencari informasi ke daerah yang lain, menanyakan kepada pada para nelayan yang lain, dan kalau pun tetap tak ada kabar, akan saya ajak sebagian warga untuk melakukan pencarian di laut, siapa tau beliau terombang-ambing di laut lepas, sekarang Ibu pulanglah dulu, berdoalah kepada Allah, semoga besok kita bisa menemukan Bapak dalam keadaan selamat dan sehat walafiat.”
Hari demi hari telah berlalu, tak terasa sudah satu minggu diamana ayah Aidi menghilang di laut lepas, berbagai upaya telah dilakukan masyarakat setempat untuk mencarinya, mulai dari mencari sendiri sampai melapor ke yang berwajib. Tapi pencarian itu terasa sia-sia karena sampai sekarang beliau belum di temukan. Bukan main hancur hati Aidi menerima kenyataan ini. Terbayang sudah mas depanya yang mulai muram, dengan menghilangnya orang yang selama ini membiayai kehidupan mereka, maka secara otomatis ia akan mempunyai tanggung jawab yang besar terhadap adik-adiknya dan membantu ibunya bekerja .Apalagi ibunya suka marah-marah. Dan ia lebih suka anaknya bekerja dari pada melanjutkan sekolah.

Rabu, 11 Agustus 2010

selamat Berpuasa


bulan yang penuh berkah ini telah tiba...
dan alhamdulilah aku pun bisa sampai ke bulan ini...
sepi... itu yang kurasakan
yang terdiam sendiri. di kotak yang tak engan mengeluarkan suara ini, dan tidak akan pernah , aku menghabiskan waktuku seharia.

kangen berpuasa bersama keluarga., selamat teraweh bersama, dan berbuka maupun, sahur bersama.
memang ini bukan pengalaman pertama puasa jauh dari keluarga.
tapi mersa sendiri berpuasa baru aku alami. maklum sekarang masih musim libur. jadi teman-teman masih banyak yang di rumahnya masing-masing. mungkin kalau aku tidak punya kewajiban pada tgl 4-7 kemaren. aku juga masih bisa melewati awal puasa bersama bunda di rumah.

sebelumnya hari ini aku memang berencana keluar. karena ada undangan bergabung dari suatu komunutas.
AKU PEREMPUAN. the real feminism is sisterhood. itu katanya.
tapi ternyata pertemuan itu dibatalkan. aku tak tahu kenapa???

yah ,,, akhir kata harapanku semoga puasaku dan puasa seluruh umat islam lancar dan diterima oleh ALLAH SWT, tak ada halanangan

Sabtu, 03 Juli 2010

THIs is life

Hidup memang sperti ini
Terkdang kita ingin sendiri, tanpa ada yang menggangu
Dan terkang kita ingin berkumpul, bersama.
Dengan sendiri kita bisa berfikir tentang hidup yang telah kita lalui
Dengan apa yang telah kita perbuat
Dengan berkumpul, kita bisa bercerita, tertawa bersama membagi kebahagiaan.
Walaupun terkadang kita butuh sendiri
Tapi kita butuh teman untuk tetap hidup
Bila kita tak mau berteman dan berkumpul berarti ada yang salah dalam diri kita
Demikian pun jika kita mau berkumpul terus menerus, tak mau sendiri
Juga ada yang salah dalam diri kita,
Kapan kita akan merenung kalau kita berkumpul terus.
Ya… hidup memeng seperti ini! Itulah namanya hidup
di tulis tanggal 23 April 2010 (book’s day)

I'M NOT A GROUPIES


(bener kan nama penggemar fanatik, yang mengikuti idolanya kemana-mana disebut groupies?? Iya nggak sih??)
Selesai ujian pada hari selasa kemaren, aku langsung ke DIANNS selain seperti biasanya hanya sekedar berkunjung sambil baca Koran, hari itu aku juga akan mengmbil tulisan-tulisan teman-teman, materi untuk majalah. Setelah beberapa saat saling ngobrol dengan kawan-kawan DIANNS. Aku membolak balik kompas, membaca judulnya saja karena kau udah capek dengan ujian jadi aku malas baca (alasan ongomong aja memang malas baca hahahah). Aku membaca ada lomba Fotografi. “ iki loh rek ono lomba fotografi, ” ujarku. Meydi juga nyeletuk, “ Rek, ayo buat Film yuk”. “ film documenter kayak di Eagle Award tah?” tanyaku. Bukan documenter, film independen, ada kompetisi di TVRI hadiahnya lumayan (kalo nggak salah 7,5 jt)”.
Aku membolak mambaca pengumuman lomba tadi. Dan aku bilang, “ yah… nggak ada lomba yang bisa aku ikuti”. (memeng ada yah.. lomba yang bisa aku ikuti? Emang kamu punya kehlia apa tien?). Mendengar itu, fahmi yang ada di depanku ketawa. Tiba-tiba dia nyeletuk dan ngasih informasi. “Tien kamu enggak pengen ikutan kuis gaya ala marmut? Hadiahnya jalan-jalan ke ancol ditemani Raditya Dika, bisa ngobrol bareng sama dia seharian”. (hah, kok aku enggak tau yah,, aku kan rajin buka blog dia). “Oh…yah, Foto ala marmot merah jambu tah??”. Iya, yang kayak gini”. ia pun menirukan foto ala marmot seperti di cover buku terbaru Raditya Dika.
“Hahaha.. enggak lah, aku nggak pernah tertarik dengan ikut kuis ketemu idola langsung, ngobrol berdua sama dia”. Nggak pede bgt, dan anggak tau mau ngomong apa. Dalam hal ini aku orang yang pengecut kalau disuruh ketemu langsung sama orang yang kita kagumi.
Aku pun mengingat Sher, aku mengidolakan dia sejak masih SD hingga sekarang. Ada sih, keinginan untuk melihat wajahnya secara langsung, sekedar sebagai orang yang ketemu artis biasa, bukan yang di idolakannya. Dan aku nggak teralu berharap sherina tau dengan aku, tau kalau akau ngefan sama dia. Biarlah aku mengaguminya, tanpa ia tau aku mengguminya. Dan tetaplah ia bersinar seperti biasa melanjutkan karir dan hidupnya dan aku pun melanjutkan hidupku, mengejar asaku karena aku pun punya cita-cita dan harapan sendiri.
Dan dia tetap kujadikan salah satu panutan dalam mencapai impianku dia punya spirite-nya yang besar dalam impian dan cita-cita. Ketika kumulai malas dan aku melihat beberapa artikel tentang dia dan kemampuan2n dan prestasinya, aku akan bangkit kembali untuk terus belajar. Iya kemaren aku baru baca artikel tentang dia di Kompas, dia mau main film, men-direct orang-orang dewasa, memproduserinya, main juga di dalamnya. Bener-bener nih orang, Great! Cool.
Tapi kalau sandaiya ketemu dia langsung, ngobrol seharian kayaknya nggak ah, malu ketemu artis. Aku ingin ketemu dia kalau aku sudah bisa jadi orang (hah, jadi orang? Emang sekarang apa? Hantu? casper?, )
pokoknya pada intinya aku aku nggak mau ketemu dia sebagai pengemar fanatic yang ketemu idolanya seperti di tipi-tipi, teriak-teriak seperti orang gila nangis-nangis dan lain sebagainya. Pokoknya nggak banget deh!) Tapi berbeda kalau aku di suruh ketemu sama penulis-penulis handal aku mau dan pengen banget ketemu sama mereka nanya-nanya tentang tulisan-tulisanya, inspirasimya dari mana dan lain sebagainya. Lah, emang Raditya Dika bukan penulis? Iya, Raditya Dika memang penulis tapi dia juga artis, apalagi dia pernah pacaran sama Sherina. Yang membuatku bakal tambah gerogi kalau ketemu dia langsung. Selain itu juga, Raditya Dika penulis yang terlalu elit, gaulnya sama artis-artis. Walaupun aku sempet kaget juga lihat foto dia di DIANNS delosor duduk di lantai depan DIANNS tahun 2007. Pada saat itu aku belum kuliah di FIA
Balik lagi tentang Sherina, aku penah berkali-kali mimpi ketemu dia. Allah sudah sangat sangat baik, mempertemukan aku dengan idolaku dalam mimpi, karena Ia Maha Tahu bahwa hambanya ini pengecut dalam hal ini. Satu hal lagi yang membuatku gak pengen ketemu langsung sama dia, aku tau dia orang introvert bgt, bagaimana bisa aku yang bakal gerogi berat akan ketemu dangan orang yang introvert bisa-bisa aku naya A dengan dag dig dug dan tangan gemetaran, eh.. dia bisa-bisanya entar hanya jawab B. aku yang sebanarnya cukup Fussy ini tiba-tiba akan jadi diam akan semakin deg deg kan. Bingung mau nanya apa?? semua pertanyaan yang udah disiapin di kepala akan buyar semua. (ini Cuma pemikiranku kalo seandainta aku ketemu dia).
Dan kayaknya akan berbeda kalau aku sudah jadi orang, kan karena aku juga merasa punya kemampuan yang bisa dibanggakan jadi nggak akan terlalu rendah diri.
Kamis, 24 juni 2009 pukul 07.30- di tambahi sedikit ketikan pada hari rabu 01 juni 2010)

Tulisan Tak Berjudul

Kepalaku terasa Mumet banget hari ini. Tugas yang harus dikumpulin besok baru aku garap hari ini, dan masih belum selesai aku memilih untuk menulis tentang apa yang ada di kepalaku. Aku berharap dengan ini kepeningan di kepala akan hilang, memikirkan judul atau kasus yang akan aku ambil.
Aku menyesal tidak bisa mendatangi undangan dari IKBM yang ada di Malang. I’m really sorry for it, aku nggak bisa datang karena tugas ini harus dikumpulkan terkhir besok, dan aku masing bingung kasus atau permasalahan apa yang akan aku angkat.
Kalau ada pertanyaan kenapa ngerjainnya nggak kemarin-kemarin?? Here the answer (sebenarnya alasan doing sih, ngomong aja malas)
Kemarin ke Sempu 3 hari 2 Malam, Sabtu-Senin. Sampai rumah capeknya minta Ampun, sampe hari Rabu pun aku masih merasakan capaknya, sampai tangan ini mulai menyentuh tuts keyboard laptop untuk meyampaikan curhatan kepada lembaran putih yang bernama Microsoft Word 2007 ini kaki ku yang terkena karang belum juga sembuh. itu membuatku Malas mikir malas mikir, nonton tv seharian, dan memberikan sedikit nutrisi kepada otak yang mulai terasa buntu ini dengan membaca sedit bacaan.
And I thought masih ada hari-hari lain sebelum hari Minggu
senen HP Samsung ku berdering, terulis dilayar 1 message Abang Elias kenapa nomernya nggak aktif, nomerny Hp xlnya kemana? Ibu mau ke Malaysia.
Aku balas” aku kemaren camping ke Sempu, Hp xlnya nggak dibawa, samsungnya aku matiin coz disana nggak ada sinyal”. “ yau uda telpon ibu sekarang”
Setelah itu aku beli pulsa dan telpon ke rumah. “ assalamu alaikum..” “ waalaikum salam” “apa tien?” Katanya mau ke Malaysia. iya, berapa lama? I bulan. “Kapan berngkat, besok. Ikut…?” Lah kamu kuliah?? Lagian juga nggak ada duit tin… nggak lama kok Cuma sebulan. Sebulan… dulu pas nenek sakit bilangnyua sebulan kok Malah dua empat bulan Yau udah aku besok ke Gresik. “. Tentu saja percakapan ini menggunakan bahasa daerah dan aku tulis disini versi bahasa indonesianya.
Ternyata ibu masih beberpa hari di Gresik untuk ngurus passport. Dan aku berencana kesana satu hari keberngkatan

Rabu, 30 Juni 2010

ARIEL, LUNA, CUT TARI LAGI, ARIEL, LUNA, CUT TARI, ARIEL, LUNA, CUT TARI… LAGI DAN LAGI

10.00, 28 June 2010
Sudah hampir tiga minggu berita tentang mereka menghiasi media. Bahkan pemberitaannya bisa dikatakan mengalahkan gegap gempita Piala Dunia di tanah air, yang juga sedang melanda ummat manusia di seluruh dunia.
BOSAN! Itu lah satu kata yang bisa aku ucapkan tentang pemberitaan ARIEL, LUNA, dan CUT TARI yang yang diisukan pelaku dalam video mesum/porno mirip artis, yang selalu menghiasi median massa di negeri ini. Aku tak tahu bagaimana aku harus berpendapat tentang kasus tersebut. Tapi inilah pendapat subjektif tidak bijaksanaku tentang kasusu ini dan saran-saranku yang mungkin bisa membantu penyelesaiannya (emang ada yang baca?? Terserah deh, yang penting aku nulis. Itung-itung belajar. Dan dari pada mikir yang jelek dan aneh-aneh lebih baik aku nulis. whoa………..ngantuk)
Karena ini sudah sangat menggnggu sekali. Menggangu kelangsungan hidup manusia terutama manusia Indonesia (ini pendapatku loh!). menggangu kerja dan belajar
Kepada Ariel
Kapada Ariel, udah deh ril, lebih baik kamu ngaku aja itu kamu. Masyarakat sudah tahu semua kalau itu kamu. Mending kamu ngaku dan nyatakan penyesalanmu. Minta maaf kepada seluruh masyarakat Indonesia. Bilang saja kamu waktu itu terlalu mabuk oleh popularitas dan merasa sangat wah, bisa menaklukkan artis-artis cantik, seksi, dan bohay. Dan berjanjilah kamu kalau kamu takkan melakukannya lagi, dan akan mengangapnya sebagai masa lalu. Dan mintalah kepada masyarakat Indonesia untuk tidak menontonnya, karena kamu sangat malu dengan hal itu. (sampai saat ini saya belum menonton Video tersebut secara utuh..yah, yang aku tonton yah yang seperti yang ada di media-media itulah. Dan sampai sekarang aku tidak berminat menonton video porno tersebut. Walaupun teman-teman didepam mataku waktu itu pada nonton. Jijik aja rasanya (yah.. taulah kalau sepotong-potong juga pernah lihat… pas masih SMA pernah ada teman yang liatin anak SMA kan udah Cuma sekilas dan tak tertarik untuk melihat kelanjutannya). Dan sepertinya tidak wajar aja hubungan dua insan yang berhubungan layaknya orang dewasa walaupun seandainya itu sah secara hukum dan agama, di shoot dan di videokan)
Kemudia lebih baik kamu nikahi Luna Maya secepatnya , dan kalau seandainya kalian masuk penjara, mintalah sel berdua sama Luna, lumayan kan tidak kesepian di Penjara (emang bisa minta sel berdua doang?? Bisa, kalau di negeri ini mah bisa bisa aja. Apa sih yang nggak bisa di negeri ini kalau ada yang namanya fulus.)
Bertobatlah Ril, PKS mau menerima kamu kok kalau kamu mau bertobat (itu yang aku baca dalam salah satu media). siapa tau kamu bisa dicalonin jadi gubernur, bupati, angota legislative atau malah RI satu. Udah banyak Loh yang yang mengenal kamu. Lumayan buat pendulang suara hohoho…
LUNA MAYA
Aku kasih pujian dulu yah… YOU ARE LOYAl.
Duh.. mbak Luna Maya yang cantik setia amat sih… udah di tinggal kawin tetep aja cinta. Videonya bukan hanya sama mab Luna, tapi tetep aja Mbak Luna setia, salut. Cocok banget jadi tentara yang tetap setia kepada bangsanya dikalah perang. Seperti tenatara penajajah yang setia berperang membela negaranya walupun jelas-jelas negarnya salah mau menguasai Negara lain.
Kalau mbak Luna itu aku, Ariel udah aku kasih single terbarunnya Sherina “Pergilah Kau” pergilah kau pergi dari hidupku bawalah semua rasa bersalahmu pergilah kau pergi dari hidupku bawalah rahasiamu yang tak ingin ku tahui…. Bertahun-tahun bersama kupercayaimu.. kubanggakan kamu.. kuberikan segalanya aku tak mau lagi… ku tak mau lagi….
Jadi Artis juga harus pakai otak. Ini berlaku kepada semuanya. Kalian dijadikan idola oleh masyarakat, anak-anak muda menggandrugi kalian. Kalian punya tanggung jawab moral. Jaga sikap kalian. Jadilah idola yang kaya prestasi miskin kontroversi misalnya Sherina (sherina lagi sherina lagi hehehe), SheilaOn7. Mereka adalah bintang yang sesungguhnya menurut aku.
Yau udah deh mba Luna nikah aja sama Ariel. Siapa tau kalau sudah nikah sama Mbak Luna “penyakit” Ariel bisa sembuh. Amin… ya Rob.
Cut Tari
Ya… Ampun mbak Tari Apakah anda Khilaf, apakah anda suka sama suka? Apakah anda korban? Hanya anda dan Allah yang tau. Anda punya Suami, Ariel juga punya kekasih, dan mungkin waktu itu Ariel juga masih punya istri. Minta maaflah kepada Tuhan dan masyarakat. Buat suaminya mbak Tari salut sama Anda. Sabar banget.. kudo’akan yang terbaik untuk Anda dan keluarga.
Polisi
Pak Polisi yang tegas dong, jangan biarkan masalah ini memanjang dan berlarut-larut. Tagakkan hukum. Ingat masih banyak kasus penting yang lain. Jangan dilupakan tuh, kasus gayus dll.
(bersambung dulu, capek!)

Rabu, 16 Juni 2010

aku dan buku-buku

aku suka baca buku. apapun itu yang penting menarik.
aku suka ngoleksi buku, dan berniat suatu saat aku bisa membuat perpustakaan, siapapun nantinya bisa membaca buku-buku saya, asalkan di jaga baik-baik.
enggak tua kenapa? aku suka berpindah-pindah kalau baca buku. except bukunya menarik.
to be continued............

Rabu, 02 Juni 2010

MY AMAZING DREAM

Salinan dari buku (yang ditulis tanggal 2 juni 2010, tepatnya kemaren)
Wah… tadi malam mimpiku keren!!
This is the story

Di indonesai ternyata ada kereta api jurusan Singapura. Dalam mimpiku aku naik kereta api semacam LRT di Malaysia gitu. Dari malang ke Singapura. aku naik kereta dari malang melewati jogja, Jakarta, terus Banten. Dari Banten, tuh kereta bersiap-siap menyebrangi lautan.

Tanpa ke Sumatera terlebih dahulu, dimana Sumatera lebih dekat ke Singapura. Sebelum menyebrang, kita di beri announcement. “ perhatian, perhatian! kereta akan bersiap-siap menyebrangi lautan, diharap semua penumpang untuk tenang, jangan banyak bergerak karena itu akan sangat berbahaya sekali”. Terus kereta ataa kereta itu terbuka, penutup kanan-kirinya juga terbuka. Jadi mirip Roller coster. Setelah itu. Tiba-tiba air laut itu membentuk lingkarang kemudian terowongan. Dan kereta pun melewati terowongan yang terbentuk dari air laut tersebut. Wow rasanya sungguh luar biasa. Terowongan lautnya sungguh sangat keren.

Dan satu hal ciri kalau kereta itu ada di Indonesia, yang tak bisa dilepaskan dari cirri kereta di Indonesia, walaupun katanya tuh kereta sudah sangat canggih, adalah sampah yang berserakah. Tetep aja orang-orangnya suka buang sampah sembarangan.

Dan setelah sampai di Singapura, orang-orangnya bule-bule. Kita nggak ketemua dengan orang Melayu ataupun orang China yang mendominasi penduduk di negeri Singa tersebut.
.
Dan anehnya, (ya.. iyalah aneh, namanya juga mimpi) pertama aku merasa Cuma berdua dengan temanku (dan sepertinya sih, Mbak Asti teman kontrakan di Malang). Dan setelah sampai di Singapura kok kita semua yang naik kereta adalah rombongan holiday tour, pada hal sebelumnya aku merasa nggak ikut tour, Cuma main sama mbak Asti. Dan sepertinya kenal dengan orang-orangnya, tapi di alam nyata nggak tau siapa?

Ketika lagi duduk di pantai, aku bilang ke temanku, “wah… itu kan Johor Malaysia,” yah kita semua tahu bahwa Singpura dan Malaysia tuh dekat banget dan dihubungkan oleh jembatan, semacam jembatan Suramadu gitu. “penget banget kesana, disana teman kecilku tinggal bersama keluarganya, namanya Safitri Widya. A, wajahnya Cantik, dia lahir di sana, dan ketika SD dia pulang ke Bawean-Gresik, sekolah sampai lulus SD, SMP satu tahun di Bawean, terus ke Malaysia lagi buat ngurus IC (Identity Card) semacam KTP kalau di Indonesia. Sekita dua bulanan dia Balik lagi dan kemudia melanjutkan sekolah di Lamongan, tepatnya di Pesantren, kemudian SMA. ditamatkan di Kota Gresik, mengikuti sepupunya yang bertempat tinggal di Gresik. Liburan dia masih ke Bawean. Dia teman baikku, yang mengatahui banyak tentang rahasia-rahasia ku, dibading teman-temanku yang lain. Tapi, komunikasi kita sekarang sangat jarang. sudah lama aku nggak berhubungan sama dia. Ia sibuk aku juga sibuk kuliah”, ceritaku panjang lebar ke mbak Asti.

Apa kabar yah, dia sekarang. Aku sangat kangen padanya. Terakhir aku hubungi nomernya nggak bisa. Aku hanya tahu sedikit kabat tentang dia, karena Pakdenya yang tetanggaku sering ke Malaysia. I Really Miss U Ma Best Friend. Ingat dulu kita sama-sama suka nonton Petualangan Sherina. Kita nonton berkali-kali. Mengagumi Sherina, karena suaranya, prestasinya, an kemampua-kemampunnya yang lain. Mengagumi orang-orang lain. Kadang membicarakn masa depan kita nantinya, cowok yang kita taksir. Sampe cowok-cowok yang bikin sebel. Phuhf.……… I REALLY MISS HER DEh,,, Pokonya.

Tiba-tiba, ada bule mabuk dan ngamuk ke salah satu peserta tour. Kita pun diperintahkan untuk buru-buru masuk ke kereta (nih, aneh lagi. Bagaimana bisa kerera menunggu kita, seperti kita menyewa bus Pariwisata. Iya, nih bener-bener Cuma ada dalam dunia mimpi, dan tentu saja di dunia mimpiku… hohohoho).

Dan tiba-tiba, mbak Kos ku manggil, “ Tien, bangun! Katanya minta di bagunin”. Iya, tadi malam sebelum tidur aku minta tolong padanya untuk bangunin, aku takut mbangkong, kuliah ku pagi jam 6.45 dan nggak boleh telat. Malamnya aku tidur sekitar hamper jam 2.am. aku pulang dari diskusi forum Pelangi di rumahnya Mbak Ratna, seorang penulis asal Malang. Sampae di kosan. Nyalain Laptop buat ngerjain tugas yang akan dikumpulin besok pagi. Dan mbak fitri manggil, aku pun kekamnya, dia cerita tentang temanku yang ngambil bukunya yang aku pinjem dan tak titipin ke Mba’ Fitri karean aku pergi ikut forum diskusi. Mba’ Fitri bilang temenku yang ngambil buku tuh nyari kontrakan sama ibuknya. “ dia orang mana tin?, wajahnyanya kayak sih bukan orang jawa, tapi dia nyari kontrakan sama ibuknya”, ujar mbak mba’ Fitri. “ah… ibuknya?, dia kan orang Mataram, kapan ibuknya kesini?”. Setelah itu pun kita ngobrol.. bla..bla..bla. terus aku ingat tugasku aku ke kamar dan ngerjain tugas dan masih di temani mbak Fitri sebenta, kemudian di nyingkri untk tidur, sedangkan aku masih berkuat dengan tugasku.
Dan aku pun tidur sekit jam 2 an.

Selasa, 01 Juni 2010

Rencananya sih buat Radikatoral Madingnya DIANNS

FIA, SATU-SATUNYA FAKULTAS YANG MEMILIKI DUTA (PUTRA/PUTRI)
FIA (Fakultas Ilmu Administrasi)-UB, sepertinya merupakan satu-satunya fakultas yang memiliki duta. Istilah duta sendiri, menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) memiliki dua pengertian, yaitu orang yang diutus oleh pemerintah untuk melakukan tugas khusus biasanya ke luar negeri dan orang yang mewakili suatu negara yang diwakilinya.
Pemilhan Duta FIA memang telah berlalu, tapi pertanyaan mengenai keberadaan duta di FIA, terus saja mengalir, Pertanyaan-pertanyaan tentang tujuan dan maksud dari penyelenggaraannya masih terus dipertanyakan. Apakah benar FIA membutuhkan seorang duta untuk mempromosikannya? Apa yang akan di promosikan? Apakah FIA itu seperti negara, kota atau kabupaten yang harus dipromosikan supaya banyak yang berkunjung? Agar wisatawan-wisatawan datang menikmati dan membelanjakan uangnya, dan diharapkan akan membawa dampak terhadap perekonomian, menggeliatnya perekonomian. Tidak adakah kegiatan yang lebih educated, yang bisa mengembangkan wacana dan nalar mahasiswa. Mengingat dewasa ini, mahasiswa semakin pragmatis dan apatis.
Mewakili lembaga-lembaga otonomi dan HMJ di FIA saat mereka punya kegiatan atau undangan keluar? Apakah benar LOF di FIA akan menggunakan jasa seorang duta untuk mewakili mereka? Sedangkan Duta FIA tersebut tak mengetahui keadaan setiap LOF, bukannya LOF lebih baik mengirimkan orang dalamnya sendiri, yang mengetahui keadaan organisasinya serta merupakan representasi dari organisasi.
Ide untuk menyelenggarakan Duta FIA patut diapresiasi jika itu bertujuan untuk kemajuan Fakultas. Tapi alangkah lebih bijaksana jika hal tersebut disosialisakan kepada segenap warga FIA khusunya kepada lembaga otonomi yang bernaung di bawah FIA. Karena pada kenyataanya di lapangan, banyak mahasiswa yang mempertanyakannya. Bahkan salah satu peserta Duta FIA yang penulis tanyai, tidak mengetahui secara pasti maksud dan tujuan diselenggarakannya Duta FIA. Agar pertanyaan-pertanyaan yang mengalir dari mahasiswa bisa terjawab. Serta lembaga-lembaga bisa memberikan masukan dan bisa berjalan bergandengan tangan demi suksesnya acara, mengingat BEM milik semua warga FIA, bukan hanya orang-orang yang berkutat di dalamnya. Kembali lagi kepada petanyaan-pertanyaan di atas sebenarnya, apakah esensi dari penyelenggaraan Duta FIA? (Pemimpin Redaksi)

Senin, 31 Mei 2010

Tugas-Tugas Banyak Banget!!!

Aduh…. Kepalah masih puyeng-puyeng setelah liburan yang 3 hari yang di bayangi oleh tugas-tugas. Tugas kelompok maupun tugas individu. Libur tiga hari walaupun ada assignment yang membayangi masih sempet aku gunain untuk lihat adek bayi yang baru lahir di Surabaya. Anak dari orang yang cukup berjasa dalam hidupku ketika pertama kali aku dibuang ke Malang (masuk SMA di Malang).
Selamat buat Mr. Zaldy sama Miss. Pungky (dua-duanya alumni dari LPM Aqua- Faperik-UB), I hope your son can make u Proud someday.
Oke… aku ke Surabaya Cuma beberapa jam, disuru nginep aku terpaksa menolak karena ada dua tugas kelompok yang sudah pada koar-koar. Minta segera di garap.
Tugas-tugas kuliah memang tak kenal kompromi. Hampir semua dosen ngasih tugas kuliah. Sepertinya para dosen bersekongkol untuk membunuh mahasiswanya pelahan-lahan dengan tugas-tugas. Membuat waktu-waktu untuk organisasi terkuras dan tidak bisa produktif (kan kasian organisasinya). Apalagi ada di Organisasi yang bisa dikatakan sakit, yang butuh perhatian agak ekstra.
Terkadang aku bingung membagi waktuku (aku selalu kagum kepada orang-orang yang sibuk dan pintar membagi waktu, that’s why, why I’m fans sher since she was child coz she can make it balance her carrier , her study, n’ another activities) .
Walupun sebenarnya tugas tulisan utamaku kurasakan udah beres, tapi yang lain masih keteteran. Tulisan-tulisan yang lain pada belum dikumpulin.
Untuk mensukseskan Majalah kali ini, aku memang berniat untuk men-handle beberapa tulisan yang anak-anak gak sanggup kerjain(walopun sebenarnya aku juga gak jago-jagi amat nulisnya, tapi yah, Willy nilly ) . lebih tepantnya malas ngerjain kali yah.. waktu itu karena lama nunggin tulisan yang ngak cepet dia kumpulin aku bilang ke anak tersebut. “G…. yaudah kalo kamu nggak mau nulis, sini biar aku yang nyelesain”. “ jangan Tin, trus gue nggak nulis dong?”. “ makanya selesein”. Dan sampe sekarang tulisan itu pun belom kelar-kelar. (Geregetan oh..aku geregetan…. Apa yang harus kulakukan, geregetan duh aku geregetean… kapan kalian mau ngunpulin…….. tulisan…………….geregetan duh aku geregetan apa yang harus ku lakukan??)
Selain itu aku juga berencana untuk membuat liputan tentang laboratotium Kebijakan Publik, laboratorum barunya FIA. Mewawancarai beberapa guru besar baru FIA dll.
Tapi, kalo tugasnya kayak gini banyaknya.. how I can make it???. how I can handle it???

( why.. the lecture always gives assignment? there are lecturer always give assignment in every meeting class. sometime I feel so tired with the assignment, more over group assignment that usually more difficult, n’ who do assignment usually just lil person , n I usually become a victim of that group assignment, to fix it or to present in da class) . but it’s never mine as I can do that.
Tapi, kalo udah banyak dan semuanya pada mencari titik aman yahhhh… gimana gitui? ngeluh dan kepala senut-senut. Dan aku harap apa yang telah aku kerjain akan membantu hidupku selanjutnya. E.g = karena keseringan ngerjain tugas, dan di percaya untuk memberekan tugas kelompok, entar di real life yang akan aku jalani setelah kuliah ini, kerjaan yang akan aku kerjain akan berasa lebih mudah.
Dua minggu lagi UAS akan menghadap. Sedangkan perjalanan Majalah masih bisa dikatakan perosesnya baru 20%. Aku enggak tahu apa bisa terbit semester nih?? Tampa maksud untuk berkecil hati, kayaknya enggak bisa deh.
Ketika aku mau browsing di kamar untuk ngerjain tugas dan ternyata hot-spot yang biasanya nyambung di kamar signalnya very low. Aku pun menulis tulisan ini
Malang, 31 Mei 2010. Seleai pukul 21.38 dengan di temani lagunya Sherina Munaf-Here to Stay.

Don’t give up cause I’m here to stay. Stay alive we will survive. Don’t heve fear cause I’m here to stay. Stay alive will survive.

Senin, 24 Mei 2010

Menjadi Seorang Pemimpin Redaksi

Malang, 4 Mei 2010 pkl 11.15
Menjadi seorang pemimpin redaksi tidaklah muda, walaupun itu hanyalah di sebuah majalah kampus. Yah, sekarang aku menjadi seorang PJS pemimpin redaksi di LPM-DIANNS-FIA-Universitas Brawijaya. Aku memang pernah membayangkan (menghayalkan) suatu saat bisa menjadi pimred (pemimpin redaksi), tidak hanya di majalah kampus tapi juga disalah satu penerbitan, di manapun itu nantinya. Tapi, menjadi seorang pimred di DIANNS secapat ini tidak kubayangkan, terlalu cepat menurutku, dan kemampuan yang kumiliki juga masih sangat terbatas. Menjadi seorang pimred di DIANNS berarti juga harus menjadi seorang editor. Yah, di DIANNS memang seorang Pimred tugasnya sekaligus menjadi editor. Dan ketika tugas itu mulai dilimpahkan kepadaku dengan tanpa persiapan, kurasakan beban dipundakku sangat besar. Bisa enggak sih, aku mengedit berita-berita yang masuk? Itulah pertannyaan yang pertama kali muncul di benakku. Bisa enggak sih aku mengatur semua ini?.
Pimred sebelumnya, yang telah mengundurkan diri, sering sekali curhat kepadaku tentang keluhannya. Keluhannya tentang kawan-kawan yang malas nulis, tulisan yang selalu saja molor dan menjadi basi, kurangnya keseriusan teman-teman semua akan eksistensi LPM dan masih banyak lagi.

Dan keluhan tersebut akhirnya juga aku raskan. Berat, berat sekali, aku tak tahu caranya bagaimana kawan-kawan semua yang masuk ke lembaga ini mau menulis dengan ikhlas, tanpa harus dipaksa, penuh kesadaran. Dan seharusnya kawan-kawan semua (baik yang duluan masuk ataupun yang belakangan) tahu kalau kalian masuk DIANNS berarti kalian mau nulis, Ga’ harus dipaksa dan Ada komitmen.

Kawan, sebenarnya aku sudah capek menanyakan tugas kalian masing-masing, sudah kuberi waktu satu bulan lebih, tapi bahan pun kalian tak ada. Sudah berkali-kali ku SMS, gimana hasilnya? Ada kesulitan enggak? Kalau ada kita pecahin bareng-bareng? Butuh bantuan enggak?. Sudah di tambah waktu satu minggu lagi, dan hasilnya hanya beberpa anak yang selesai, dan yang membuatku kecewa, orang seharusnya memberikan contoh, yang telah masuk DIANNS lebih lama, belum sama sekali memulainya. Prosesnya masih NOL. Orang yang sepertinya semangat benget malah hasilnya Nol, berkali-kali ku SMS gak ada jawaban. Tolong lah kawan bantulah aku. Menjadi seorang coordinator sperti ini memang enak apa?. Sudah berapa kali aku mengutarakannya, menjadi seperti ini tidak mudah, capak aku memikirkannya. Terkadang aku berfikir hanya ingin menjadi anggota biasa. Disuruh nulis, ya, uda langsung nulis, ngumpulin dan enggak usah mikrin yang lainnya lagi.